Cara Merawat dan Membuat Burung Kenari Gacor

Kenari, salah satu jenis burung kicau yang sangat populer, dapat dilatih agar berkicau gacor.

Artikel ini disajikan untuk penggemar burung, cara memelihara dan merawat Kenari, dan membuatnya agar rajin berbunyi gacor panjang. Unggas kecil pemilik nama latin Serinus canaria.

Burung Kenari, ditemukan oleh pelaut asal Perancis, bernama Jean de Berthan Cout, di Kepulauan Canary pada abad ke lima belas. Seiring dengan perjalanan waktu, dibawa ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kicau merdu dan warna bulu yang indah menjadi daya tarik untuk memeliharanya sebagai pet. Kenari adalah salah satu dari lima jenis burung kicau paling popular di Indonesia, selain Lovebird, Kacer, Kutilang dan Perkutut.

Agar Kenari rajin berbunyi hingga gacor panjang, sebaiknya dipahami cara perawatannya. Tulisan ini dirangkum dari beberapa referensi yang baik serta pengalaman Kicau Mania pemilik channel YouTube GACOR

Video di YouTube, File MP3 untuk Pemasteran Burung Kenari dan Burung Kicau Lainnya

Karakter Burung Kenari

Sebelum menjelaskan tentang cara merawat burung Kenari, sangatlah baik mengetahui tentang karakter dasar burung tersebut, agar dapat dipelihara dengan baik, nyaman di lingkungan baru bersama pemiliknya, hidup jadi burung peliharaan yang sehat. Setiap jenis Kenari memiliki karakter tertentu, namun pada dasarnya, memiliki sifat yang sama.

Gampang Beradaptasi

Meskipun dirawat di dalam sangkar, burung Kenari sangat gampang beradaptasi, tidak mudah stres, sehingga dari dulu sampai sekarang banyak penggemar burung, suka memelihara jenis unggas kecil yang satu ini. Mudah beradaptasi, sekalipun ada perubahan tempat baru atau lingkungannya.

Sifat Petarung

Kenari memiliki karakter petarung, dimana ketika melihat atau mendengar suara burung lain di sekitarnya, semangatnya akan berkobar, berkicau menunjukkan eksistensinya melalui suara yang dilantunkan serta gerakan tubuhnya. Agar burung kenari rajin berkicau, lantunkan celoteh indah, dibutuhkan pola perawatan dan pemberian pakan yang baik. Tips berikut ini dapat digunakan sebagai referensi, terutama bagi pemula yang mulai suka memelihara burung kicau. Berita ringan tentang dunia burung dapat dibaca di Tagar.

Makanan Cukup Tidak Berlebihan

Makanan yang cukup setiap hari adalah cara terbaik. Pemberian pakan secara berlebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik pada penampilan dan kesehatan burung kenari. Selain itu bisa juga membuatnya jadi gemuk, dan malas. Untuk hasil yang ideal, berikan pakan biji-bijian dalam takaran tepat, misalnya 1/3 cepuk pakan.

Jenis Makanan

• Biji-bijian; Biji niger, biji sawi, milet putih, milet merah, canary seed dan lain-lain

• Sayuran; Kol, Wortel, Kubis, Sawi, Selada

• Telur semut atau kroto

• Telur puyuh rebus

Selain pakan utama berupa biji-bijian, kenari harus mendapatkan nutrisi dari makanan ekstra, secara rutin seperti buah dan sayuran. Agar hasilnya maksimal, makanan dapat disajikan dengan bervariasi. Misalnya jenis buah yang bergantian, daun sayuran dipotong halus dan dicampur jadi satu, kemudian dimasukkan dalam cepuk terpisah.

Penggemar burung yang kerap disapa sebagai Kicau Mania, sering memberi makan daun yang berasal dari tanaman liar sebagai alternatif pakan tambahannya. Daun-daunan dari tanaman krokot, mengkudu, slada air dan sebagainya diyakini mampu membuat suara kenari menjadi lebih jernih atau kristal. Mampu merangsang burung agar bersuara lepas.

Mandi dan Berjemur

Cara memandikan burung Kenari dapat dilakukan penyemprotan (spray) atau menggunakan bak mandi kecil yang diletakkan dalam sangkar. Tahapan berikutnya, jemur di bawah sinar mentari, tanpa perlu disediakan pakan, kecuali pakan tambahan yang berupa daun-daunan. Waktu berjemur yang baik adalah pagi sekitar pukul 07:00 atau sebelum pukul 10.30, lakukan satu hingga dua jam. Setelah sinar matahari dirasa cukup terik, pindahkan ke tempat yang lebih teduh sambil memberikan pakan biji-bijian.

Jaga Kebersihan

Pada saat memandikan burung, lakukan sekaligus pemberishan sangkar dari kotoran, termasuk cepuk, tempat pakan dan air minum, jangan sampai berlumut, agar terhindar dari bakteri dan sumber penyakit lainnya.Kebersihan wajib sangkat diperhatikan. Sangkar yang bersih membuat burung terhindar dari gangguan tungau atau parasit. Kenari yang terinfeksi tungau tidak akan mampu berkicau dengan baik, bahkan malas berbunyi. Terutama tempat minum, jangan terkontaminasi dengan kotoran burung.

Berikan Suplemen

Untuk menyempurnakan kebutuhan nutrisi, Anda boleh memberi tambahan nutrisi yang lazim dijual di toko burung atau dapat dibeli lewat online pada berbagai market place.Cara Membuat Burung NyamanBanyak hal bisa memengaruhi rajin dan tidaknya burung berbunyi, salah satunya adalah rasa aman dan nyaman. Beberapa kondisi berikut bisa membuat kenari merasa tidak nyaman, sehingga jarang mengeluarkan suara kicauannya. Termasuk lingkungan dekat sangkar, apakan nyaman atau terlalu panas, pengap maupun gelap. Hal-hal berikut ini perlu jadi perhatian.

• Pakan dan air minum sering kurang. Misalnya Kenari selalu kekurangan makanan dalam waktu lama, atau air minum jorok, karena pemilik malas mengganti atau menambah pakan atau air minum. Jika ini sering terjadi, sebaiknya burung dilepas saja, sebaiknya pilih tempat yang tepat, alam akan memberinya makanan yang serba cukup.

• Sangkar terlalu kotor, menjadi sarang bakteri atau parasit yang kemudian menginfeksi burung dan menyebabkannya jarang berbunyi.

• Lokasi atau tempat menggantang sangkar sering terkena polusi udara, asap. Misalnya polusi yang muncul dari asap di dapur, pembakaran sampah atau knalpot kendaraan bermotor.

• Burung terlalu sering digantang di tempat yang sering diterpa angin kencang atau berada dekat panas, bisa atap senga atau sumber angin seperti kipas angin, blower, atau kompresor mesin pendingin ruangan (Air Conditioner).

• Burung sering terganggu binatang lain seperti tikus atau hewan predator lain, bahkan ayam atau hewan peliharaan lainnya, misalnya kucing atau anjing.

• Kenari selalu berada di dekat sangkar burung lain yang bersuara keras dan sangat mendominasi, misalnya poksai jambul.

• Menggantung sangkar di tempat yang terlalu lembab juga bisa menyebabkan burung malas berbunyi dan rentan sakit.

Memelihara Lebih dari Satu Burung

Untuk memancing agar Kenari menjadi lebih rajin berbunyi, boleh juga memelihara lebih dari satu burung. Dengan demikian, burung akan terpancing untuk saling bersahutan, layaknya di alam bebas.

Membeli Burung yang Sudah Berkicau

Banyak yang tertarik membeli kenari bakalan lantaran harganya jauh lebih murah. Namun, merawat burung bakalan sampai rajin bunyi membutuhkan waktu lumayan panjang serta pemahaman yang baik dan kesabaran, selain membutuhkan waktu dan perharian. Perlu dipahami, biasanya, burng Kenari anakan, baru pecah suara ketika sudah berumur enam bulan atau lebih.Jika kurang sabar menunggu dan melakukan cara perawatan yang membutuhkan waktu panjang, belilah Kenari yang sudah bunyi atau siap bunyi dengan umur sekitar 5 hingga 6 bulan. Bagi yang senang memaster Kenari dengan suara isian yang diinginkan, sebaiknya beli yang berumur di bawah itu.

Cara Memilih Burung Kenari

Jika ingin memulai memelihara Kenari dan sedang mencari bakalan, tips berikut boleh diperhatikan. Memilih burung kenari yang baik, menjadi salah satu cara yang harus dilakukan untuk mengetahui burung Kenari tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak.

• Memiliki nafsu makan yang baik dan gerakan lincah, menandakan burung memiliki kesehatan dan mental yang baik, percaya diri

• Paruhnya tebal, pangkalnya lebar, besar dan panjang

• Lehernya berisi dan padat, karena burung bisa mengeluarkan power suara yang baik

• Sayapnya mengapit rapat

• Cengkraman kakinya kuat

• Pilihlah jantan, karena suaranya lebih kencang dan keras dari betina

• Perhatikan kondisi tubuh, sayap ekor hingga kaki dan jari, kuku, rapi sempurna tanpa cacat atau luka.

Cara Membuat Burung Kenari Gacor

Jika tertarik dengan kenari isian, pemasteran menjadi langkah tepat untuk membuat suara kicauannya lebih bervariasi. Pemasteran atau pengisian sebaiknya dilakukan saat kenari masih berumur sangat muda. Saat belia, burung cenderung mudah dirangsang untuk mempelajari bunyi-bunyian ataupun kicauan baru. Manfaatkan suara-suara burung yang berkarakter seperti suara ngerol atau tembakan, pilihan ada pada Anda.

Pemasteran merupakan proses pembelajaran burung belajar berkicau lewat mendengarkan suara burung kenari lain yang sudah bagus. Boleh dengan menggunakan Kenari yang sudah gacor dan panjang secara langsung dengan menggantang di dekatnya. Bisa juga dengan menggunakan suara MP3 yang di putar melalui ponsel, maupun YouTube.

Lakukan sesering mungkin memutar suara masteran. Jika rutin akan membuat burung hafal suara masteran yang sering diperdengarkan, sehingga burung mampu menirukan kicauannya, dan dapat meningkatkan kualitas ocehannya.

Proses pemasteran burung Kenari, bisa dilakukan pada saat burung bersitirahat pada siang hari hingga jam 15:00, sambil mengkrodong (membungkusnya dengan kain) sangkarnya. Ketika jam 15:00 hingga 15:30 burung diangin-anginkan kembali dan menjelang malam hari, sangkar burung kembali dikrodong agar Kenari bisa beristirahat dengan baik pada malam hari.

Tips Pemberian Pakan

• Sayuran dan biji-bijian diberikan setiap hari

• Setiap seminggu sekali kenari disimpan di kandang umbaran, untuk melatih fisik dan mental, bisa terbang lebih leluasa, bermain disana

• Kroto diberikan sebanyak satu sendok teh sekali seminggu

• Telur burung puyuh rebus, diberikan dua kali semingguUntuk perawatan kenari, sebaiknya lakukan secara konsisten dan jangan berubah cara di atas, lakukan sepenuh hati dan sabar.

Lihat beberapa bulan ke depan, Anda akan bersama Kenari bersuara gacor panjang yang membanggakan, yang boleh diadu pada lomba burung kicau, semoga juara.