<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?><rss version="2.0" xmlns:tt="http://teletype.in/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel><title>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</title><generator>teletype.in</generator><description><![CDATA[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan]]></description><image><url>https://teletype.in/files/a1/60/a16039eb-72d6-4470-9ac1-2c3b90aacb7a.png</url><title>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</title><link>https://teletype.in/@kemdikbud</link></image><link>https://teletype.in/@kemdikbud?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://teletype.in/rss/kemdikbud?offset=0"></atom:link><atom:link rel="next" type="application/rss+xml" href="https://teletype.in/rss/kemdikbud?offset=10"></atom:link><atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" title="Teletype" href="https://teletype.in/opensearch.xml"></atom:link><pubDate>Wed, 13 May 2026 20:45:33 GMT</pubDate><lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 20:45:33 GMT</lastBuildDate><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/INEICVROc</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/INEICVROc?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/INEICVROc?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 05:07:53 GMT</pubDate><category>KEMDIKBUD</category><description><![CDATA[<img src="https://teletype.in/files/70/37/70374761-6df1-45f8-92be-e37429dc30fb.png"></img>Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <figure class="m_original">
    <img src="https://teletype.in/files/70/37/70374761-6df1-45f8-92be-e37429dc30fb.png" width="64" />
  </figure>
  <p><strong>Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</strong></p>
  <p><strong>Awal Kemerdekaan (1945-1950)</strong><br />Pada prakemerdekaan pendidikan bukan untuk mencerdaskan kaum pribumi, melainkan lebih pada kepentingan kolonial penjajah. Pada bagian ini, semangat menggeloraan ke-Indonesia-an begitu kental sebagai bagian dari membangun identitas diri sebagai bangsa merdeka. Karena itu tidaklah berlebihan jika instruksi menteri saat itu pun berkait dengan upaya memompa semangat perjuangan dengan mewajibkan bagi sekolah untuk mengibarkan sang merah putih setiap hari di halaman sekolah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga menghapuskan nyanyian Jepang Kimigayo.</p>
  <p>Organisasi kementerian yang saat itu masih bernama Kementerian Pengajaran pun masih sangat sederhana. Tapi kesadaran untuk menyiapkan kurikulum sudah dilakukan. Menteri Pengajaran yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia adalah Ki Hadjar Dewantara. Pada Kabinet Syahrir I, Menteri Pengajaran dipercayakan kepada Mr. Mulia. Mr. Mulia melakukan berbagai langkah seperti meneruskan kebijakan menteri sebelumnya di bidang kurikulum berwawasan kebangsaan, memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, serta menambah jumlah pengajar.</p>
  <p>Pada Kabinet Syahrir II, Menteri Pengajaran dijabat Muhammad Sjafei sampai tanggal 2 Oktober 1946. Selanjutnya Menteri Pengajaran dipercayakan kepada Mr. Soewandi hingga 27 Juni 1947. Pada era kepemimpinan Mr. Soewandi ini terbentuk Panitia Penyelidik Pengajaran Republik Indonesia yang diketuai Ki Hadjar Dewantara. Panitia ini bertujuan meletakkan dasar-dasar dan susunan pengajaran baru.</p>
  <p><strong>Era Demokrasi Liberal (1951-1959)</strong><br />Dapat dikatakan pada masa ini stabilitas politik menjadi sesuatu yang langka, demikian halnya dengan program yang bisa dijadikan tonggak, tidak bisa dideskripsikan dengan baik. Selama masa demokrasi liberal, sekitar sembilan tahun, telah terjadi tujuh kali pergantian kabinet. Kabinet Natsir yang terbentuk tanggal 6 September 1950, menunjuk Dr. Bahder Johan sebagai Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan (PP dan K). Mulai bulan April 1951 Kabinet Natsir digantikan Kabinet Sukiman yang menunjuk Mr. Wongsonegoro sebagai Menteri PP dan K. Selanjutnya Dr. Bahder Johan menjabat Menteri PP dan K sekali lagi, kemudian digantikan Mr. Mohammad Yamin, RM. Soewandi, Ki Sarino Mangunpranoto, dan Prof. Dr. Prijono.</p>
  <p>Pada periode ini, kebijakan pendidikan merupakan kelanjutan kebijakan menteri periode sebelumnya. Yang menonjol pada era ini adalah lahirnya payung hukum legal formal di bidang pendidikan yaitu UU Pokok Pendidikan Nomor 4 Tahun 1950.</p>
  <p><strong>Era Demokrasi Terpimpin (1959-1966)</strong><br />Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mengakhiri era demokrasi parlementer, digantikan era demokrasi terpimpin. Di era demokrasi terpimpin banyak ujian yang menimpa bangsa Indonesia. Konfrontasi dengan Belanda dalam masalah Irian Barat, sampai peristiwa G30S/PKI menjadi ujian berat bagi bangsa Indonesia.</p>
  <p>Dalam Kabinet Kerja I, 10 Juli 1959 – 18 Februari 1960, status kementerian diubah menjadi menteri muda. Kementerian yang mengurusi pendidikan dibagi menjadi tiga menteri muda. Menteri Muda Bidang Sosial Kulturil dipegang Dr. Prijono, Menteri Muda PP dan K dipegang Sudibjo, dan Menteri Muda Urusan Pengerahan Tenaga Rakyat dipegang Sujono.</p>
  <p><strong>Era Orde Baru (1966-1998)</strong><br />Setelah Pemberontakan G30S/PKI berhasil dipadamkan, terjadilah peralihan dari demokrasi terpimpin ke demokrasi Pancasila. Era tersebut dikenal dengan nama Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto. Kebijakan di bidang pendidikan di era Orde Baru cukup banyak dan beragam mengingat orde ini memegang kekuasaan cukup lama yaitu 32 tahun. Kebijakan-kebijakan tersebut antara lain kewajiban penataran P4 bagi peserta didik, normalisasi kehidupan kampus, bina siswa melalui OSIS, ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan atau EYD, kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa, merintis sekolah pembangunan, dan lain-lain. Pada era ini tepatnya tahun 1978 tahun ajaran baru digeser ke bulan Juni. Pembangunan infrastruktur pendidikan juga berkembang pesat pada era Orde Baru tersebut.</p>
  <p>Menteri pendidikan dan kebudayaan di era Orde Baru antara lain Dr. Daud Joesoef, Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, Prof. Dr. Faud Hassan, Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, dan Prof. Dr. Wiranto Aris Munandar</p>
  <p><strong>Era Reformasi (1998-2011)</strong><br />Setelah berjaya memenangkan enam kali Pemilu, Orde Baru pada akhirnya sampai pada akhir perjalanannya. Pada tahun 1998 Indonesia diterpa krisis politik dan ekonomi. Demonstrasi besar-besaran di tahun tersebut berhasil memaksa Presiden Soeharto meletakkan jabatannya. Kabinet pertama di era reformasi adalah kabinet hasil Pemilu 1999 yang dipimpin Presiden Abdurrahman Wahid. Pada masa ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan diubah menjadi Departemen Pendidikan Nasional dengan menunjuk Dr. Yahya Muhaimin sebagai Menteri Pendidikan Nasional.</p>
  <p>Pada tahun 2001 MPR menurunkan Presiden Abdurrahman Wahid dalam sidang istimewa MPR dan mengangkat Megawati Soekarnoputri sebagai presiden. Di era pemerintahan Presiden Megawati, Mendiknas dijabat Prof. Drs. A. Malik Fadjar, M.Sc. Pemilihan Umum 2004 dan 2009 rakyat Indonesia memilih presiden secara langsung. Pada dua pemilu tersebut Susilo Bambang Yudhoyono berhasil terpilih menjadi presiden. Selama kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Mendiknas dijabat Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. Dan Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh.</p>
  <p>Pada tahun 2011 istilah departemen diganti menjadi kementerian dan pada tahun 2012 bidang pendidikan dan kebudayaan disatukan kembali menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebijakan pendidikan di era reformasi antara lain perubahan IKIP menjadi universitas, reformasi undang-undang pendidikan dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Ujian Nasional (UN), sertifikasi guru dan dosen, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pendidikan karakter, dan lain-lain.</p>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://www.kemdikbud.go.id/main/?lang=id"></iframe>
  </figure>
  <p>Inspektorat Jenderal</p>
  <p><a href="http://itjen.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://itjen.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p></p>
  <p>Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa</p>
  <p><a href="http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/" target="_blank">http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/</a></p>

]]></content:encoded></item><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/NubGkWVN8</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/NubGkWVN8?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/NubGkWVN8?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Sekretariat Jenderal</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 05:02:38 GMT</pubDate><media:content medium="image" url="https://teletype.in/files/be/76/be76928d-f578-4b4f-a715-7a25552679e0.png"></media:content><category>Setjen</category><description><![CDATA[<img src="https://teletype.in/files/1a/d1/1ad13920-e1a7-4e27-afdb-86370a8b8a67.png"></img>Jendela
https://jendela.kemdikbud.go.id/]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <figure class="m_retina">
    <img src="https://teletype.in/files/1a/d1/1ad13920-e1a7-4e27-afdb-86370a8b8a67.png" width="325" />
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://setjen.kemdikbud.go.id/setjen/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://setjen.kemdikbud.go.id/setjen/semua-download.html"></iframe>
  </figure>
  <p>Jendela<br /><a href="https://jendela.kemdikbud.go.id/" target="_blank">https://jendela.kemdikbud.go.id/</a></p>

]]></content:encoded></item><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/-3cJzjVy2</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/-3cJzjVy2?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/-3cJzjVy2?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 04:56:37 GMT</pubDate><category>Dikdasmen</category><description><![CDATA[Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <h1>Tugas dan Fungsi</h1>
  <p>Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
  <p>Pada <strong>Pasal 346</strong>, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas: “Menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar dan menengah.”</p>
  <p>Pada <strong>Pasal 347</strong> disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan fungsi:</p>
  <p>a. perumusan kebijakan di bidang kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana, pendanaan, dan tata kelola pendidikan dasar dan menengah;</p>
  <p>b. pelaksanaan kebijakan di bidang peningkatan kualitas pendidikan karakter peserta didik, fasilitasi sumberdaya, pemberian izin dan kerja sama penyelenggaraan satuan pendidikan yang diselenggarakan perwakilan negara asing atau lembaga asing, penyelenggaraan pendidikan di daerah khusus dan daerah tertinggal (pendidikan layanan khusus), dan penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah;</p>
  <p>c. fasilitasi pembangunan <em>teaching factory </em>dan <em>technopark </em>di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan;</p>
  <p>d. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pendidikan dasar dan menengah;</p>
  <p>e. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendidikan dasar dan menengah;</p>
  <p>f. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan dasar dan menengah;</p>
  <p>g. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah; dan</p>
  <p>h. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.</p>
  <p></p>
  <p>Tautan laman Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah</p>
  <p><a href="http://dikdasmen.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://dikdasmen.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p></p>
  <p>DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA</p>
  <p><a href="http://ditsmp.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://ditsmp.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>PUSAT DATA DAN TEKNOLOGI INFORMASI</p>
  <p><a href="http://pusdatin.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://pusdatin.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>E-SKP</p>
  <p><a href="http://skp.sdm.kemdikbud.go.id/skp/site/login.jsp" target="_blank">http://skp.sdm.kemdikbud.go.id/skp/site/login.jsp</a></p>
  <p>E-RAPOR</p>
  <p><a href="http://ditsmp.kemdikbud.go.id/erapor/" target="_blank">http://ditsmp.kemdikbud.go.id/erapor/</a></p>
  <p>E-PAK</p>
  <p><a href="http://epak.gtk.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://epak.gtk.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>E-PERPUSTAKAAN</p>
  <p><a href="https://perpustakaan.kemdikbud.go.id/" target="_blank">https://perpustakaan.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>REFERENSI DATA</p>
  <p><a href="https://referensi.data.kemdikbud.go.id/" target="_blank">https://referensi.data.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>PMP (<a href="http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/" target="_blank">Penjaminan Mutu Pendidikan)</a></p>
  <p><a href="http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://jdih.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <p><br /></p>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://bansm.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://bos.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://belajar.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>

]]></content:encoded></item><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/Vm2DbXQxN</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/Vm2DbXQxN?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/Vm2DbXQxN?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 04:30:27 GMT</pubDate><media:content medium="image" url="https://teletype.in/files/6c/1d/6c1d7f28-d337-4a18-97cf-d33fd1a10d0f.png"></media:content><category>GTK</category><description><![CDATA[<img src="https://teletype.in/files/db/cf/dbcfaf45-46af-424c-9187-8d5a52403f4f.png"></img>Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.
 Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi:]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <figure class="m_retina">
    <img src="https://teletype.in/files/db/cf/dbcfaf45-46af-424c-9187-8d5a52403f4f.png" width="500" />
  </figure>
  <p>Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.<br /> Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi:</p>
  <ol>
    <li>Perumusan kebijakan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran, sumber daya, kelembagaan, pengembangan dan asesmen guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pelaksanaan kebijakan penetapan standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan pada pendidikan profesi guru;</li>
    <li>Pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian formasi, pengembangan karir, peningkatan kualifikasi dan kompetensi, serta pemindahan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan lintas daerah provinsi;</li>
    <li>Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pelaksanaan fasilitasi di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;</li>
    <li>Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal; dan</li>
    <li>Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.</li>
  </ol>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://gtk.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <p>P4TK IPA</p>
  <p><a href="http://p4tkipa.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://p4tkipa.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>LPPKS</p>
  <p><a href="http://lppks.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://lppks.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>P4TK Matematika</p>
  <p><a href="http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>Info GTK</p>
  <p><a href="http://info.gtk.kemdikbud.go.id/" target="_blank">http://info.gtk.kemdikbud.go.id/</a></p>
  <p>SIM PKB</p>
  <p><a href="https://paspor-gtk.belajar.kemdikbud.go.id" target="_blank">https://paspor-gtk.belajar.kemdikbud.go.id</a></p>
  <p>SIMRASIO (Penataan Guru)</p>
  <p><a href="http://simrasio.gtk.kemdikbud.go.id/login" target="_blank">http://simrasio.gtk.kemdikbud.go.id/login</a></p>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://p4tksb.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://kptk.or.id/"></iframe>
  </figure>

]]></content:encoded></item><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/dxtDUESWR</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/dxtDUESWR?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/dxtDUESWR?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 04:12:52 GMT</pubDate><category>Litbang</category><description><![CDATA[FUNGSI]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <p><u><strong>FUNGSI</strong></u></p>
  <p>a. penyusunan kebijakan teknis penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan serta pengelolaan sistem perbukuan;<br /> b. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan;<br /> c. pelaksanaan pengembangan, pembinaan, dan pengawasan sistem perbukuan;<br /> d. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan serta pengelolaan sistem perbukuan;<br /> e. pelaksanaan administrasi Badan; dan<br /> f. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.</p>
  <p>(Dasar Hukum: Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019)</p>
  <figure class="m_full_width">
    <iframe src="https://litbang.kemdikbud.go.id/"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://litbang.kemdikbud.go.id/kurikulum"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://puslitjakdikbud.kemdikbud.go.id/produk/buku"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://litbang.kemdikbud.go.id/jurnal"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://litbang.kemdikbud.go.id/pisa"></iframe>
  </figure>
  <figure class="m_column">
    <iframe src="https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/"></iframe>
  </figure>

]]></content:encoded></item><item><guid isPermaLink="true">https://teletype.in/@kemdikbud/U52W_OQsL</guid><link>https://teletype.in/@kemdikbud/U52W_OQsL?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud</link><comments>https://teletype.in/@kemdikbud/U52W_OQsL?utm_source=teletype&amp;utm_medium=feed_rss&amp;utm_campaign=kemdikbud#comments</comments><dc:creator>kemdikbud</dc:creator><title>Direktorat Jenderal Kebudayaan</title><pubDate>Mon, 02 Nov 2020 04:05:19 GMT</pubDate><media:content medium="image" url="https://teletype.in/files/69/33/69334e4b-3743-438d-bb9b-be15cd23ea63.png"></media:content><category>Kebudayaan</category><description><![CDATA[<img src="https://teletype.in/files/4f/fe/4ffe2c28-3e20-4c25-8008-5a4047a26b5d.png"></img>Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah sebuah lembaga unsur pelaksana dari sebagian tugas pokok dan fungsi departemen yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas dari Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, seperti kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, dan warisan budaya.]]></description><content:encoded><![CDATA[
  <figure class="m_retina">
    <img src="https://teletype.in/files/4f/fe/4ffe2c28-3e20-4c25-8008-5a4047a26b5d.png" width="512" />
  </figure>
  <p>Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah sebuah lembaga unsur pelaksana dari sebagian tugas pokok dan fungsi departemen yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas dari Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, seperti kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, dan warisan budaya.</p>
  <figure class="m_full_width">
    <iframe src="https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/category/satuan-kerja/"></iframe>
  </figure>

]]></content:encoded></item></channel></rss>