Fellaini : Manchester United Tidak Sabaran Gonta Ganti Pelatih

Berita bola - Mantan pemain Manchester United, Marouane Fellaini, ungkapkan pendapat dirinya mengenai sistem yang diterapkan mantan klubnya tersebut. Menurutnya Manchester United terlalu sering menganti pelatih mereka dan tidak sabaran dalam mengambil keputusan. Salah satu kesalahan Manchester United adalah memecat Jose Mourinho.

Jose Mourinho dipecat dipertengahan musim 2018 lalu. Saat itu pihak Setan Merah menganggap Jose Mourinho tidak dapat menaikkan performa Setan Merah lagi. Tapi Fellaini tidak sependapat lantaran menurut dirinya Jose memiliki keinginan besar untuk memajukan tim ini. Bahkan menurutnya dibawah naungan Jose Mourinho Setan Merah semakin membaik.

“Mereka mendatangkan salah satu manajer terbaik dalam diri Jose Mourinho. Dia ingin membangun tim, lalu mereka memecat dia. Tidak mudah membangun tim pada saat itu. Butuh waktu lebih dari dua tahun,” urai Marouane Fellaini seperti dikutip dari berita bola The Telegraph.

Fellaini juga mengatakan kalau Jose Mourinho sudah langsung meningkat di musim pertamanya di Manchester United. Dimana Setan Merah berhasil meraih sesuatu di akhir musim. Di musim keduanya Manchester United memang mengalami perjalanan yang berat.

“Mourinho, pada musim pertamanya telah melakukan hal luar biasa. Dia meningkatkan tim dan merebut sesuatu. Musim kedua memang lebih sulit, tapi dia berusaha. Dia melakukan yang terbaik untuk menolong tim. Lalu, mereka memecat dia,” ujar dia.

Fellaini tahu kalau pihak Manchester United ingin masa depan tim kembali ke masa Sir Alex Ferguson. Namun tidak mungkin bisa mengubah tim Manchester United secepat yang mereka inginkan. Pria asal Belgia ini berharap Manchester United dapat lebih bersabar kedepannya, Tidak asal memecat pelatih seperti Jose Mourinho.

“Manchester United memenangkan segalanya selama bertahun-tahun bersama Sir Alex Ferguson. Tak akan mudah bagi orang lain untuk datang dan melakukan hal yang sama,” kata Marouane Fellaini.

”Orang-orang dan para suporter ingin hal itu, tapi sepak bola telah berubah, mentalitas para pemain pun begitu,” tutupnya.

sumber : Football5star.com