Batu Tourmaline Asal, Jenis dan Perawatannya
Tourmaline (turmalin) adalah nama gemologi untuk kelompok penting dari mineral boron silicate. Batu Tourmaline sendiri bisa ditemukan dalam berbagai warna karena ketersediaan warnanya yang berlimpah dan Tourmaline dianggap sebagai salah satu batu permata yang paling serbaguna saat ini.
Nama Tourmaline berasal dari bahasa Sinhala yaitu “Turamali” yang artinya “Batu dengan berbagai warna” dengan mengacu pada keanekaragaman warnanya. Sekitar tahun 1500-an Tourmaline diduga pertama kali digunakan sebagai batu permata. Dan pada tahun 1875 oleh George Kunz yang seorang kolektor mineral dari Amerika memperkenalkan Tourmaline berwarna hijauk kepada Tiffany & Co, dan kemudian memicu minat akan Tourmaline serta menyebabkan meningkatnya popularitas Tourmaline dipasar perhiasan batu permata.
Spesies utama batu Tourmaline adalah Dravite, Uvite, Schorl, Liddicoatite dan Elbaite. Schorl adalah varietas yang paling umum akan tetapi kebanyakan batu Tourmaline adalah varietas dari Elbaite. Itu dikarenakan Tourmaline terbentuk dari kelompok batu mineral yang sangat besar dan saling terkait. Kebanyakan batu Tourmaline dijual menggunakan nama berdasarkan warnanya dan beberapa nama tersebut antara lain : Pink- sebagai Red Rubellite, Blue-Green sebagai Paraiba-Blue indicolite, Multicolour Sebagai Watermelon Tourmaline.
Seperti halnya batu safir (sapphire) nama deskriptif seperti Yellow Tourmaline atau Pink Tourmaline juga sering digunakan untuk memasarkan batu permata Tourmaline.
Cara Mengidentifikasi Dan Mengenali Batu Tourmaline (turmalin)
Tourmaline adalah mineral boron silicate yang sering memiliki jejak aluminum, besi, magnesium, sodium, lithium, tembaga dan pottasium. Kristal Tourmaline terbentuk dalam sistem kristal trigonal dan bisa dikenali melalui tiga sisi prisma segitiganya yang berbeda. Batu Tourmaline memiliki sifat gemologi yang sangat berbeda yang dapat digunakan untuk membantu membedakannya dengan batu permata berwarna serupa.
Tourmaline memiliki tingkat kekerasan 7 sampai 7,5 skala Mohs. Tourmaline juga dikenal bisa menunjukkan sifat unik Pyropiezoelectric yang berarti kristal dapat menghasilkan dan menyimpan muatan listrik sehingga mendapat julukan sebagai “Batu Listrik”. Ketika batu Tourmaline di gosok, gesekannya dapat menyebabkan listrik statis dan ketika di dekatkan dengan debu atau abu dapat menarik partikel kerena itulah mengapa kadang-kadang juga disebut sebagai “Ceylonese” (Srilanka magnet).
Batu Tourmaline bisa memiliki berbagai macam warna mulai dari yang putih bening sampai hitam. Tourmaline yang berwarna putih bening dianggap sebagai yang paling langka akan tetapi anehnya juga menjadi batu Tourmaline yang paling murah. Sedangkan yang berwarna hitam adalah yang paling umum.
Kebanyakan Tourmaline memiliki dua warna atau lebih dalam satu batu. Batu Tourmaline yang menunjukkan warna hijau di salah satu ujung dan merah atau merah muda disisi lainnya dengan pita putih di tengahnya diperdagangkan dengan nama “Watermelon Tourmaline”. Kebanyakan Tourmaline yang berwarna merah, merah muda dan cokelat sampai kuning adalah karena adanya Mangan.
Sementara untuk besi dan titanium bisa menciptakan warna kehijauan sampai hitam kebiruan, sedangkan Lithium bisa menghasilkan warna apa saja seperti biru, hijau, merah, kuning, dan merah muda. Yang langka adalah yang berwarna hijau seperti Zamrud (Emerald). Itu dikarenakan adanya Kromium (kadang juga Vanadium).
Untuk jenis cat's eye Tourmaline biasanya berwarna hijau atau merah muda, namun bisa juga berwarna langka lainnya. Batu Tourmaline yang paling langka dan berharga adalah Neon-Blue Paraiba Tourmaline yang warnanya tercipta karena adanya jejak tembaga.
Clarity atau tingkat kejelasan batu Tourmaline biasanya transparant (tembus cahaya tanpa difusi berlebihan atau inklusi lainnya). Untuk warna hijau biasanya bening jernih ketika diamati dengan mata sedangkan yang berwarna biru, merah dan merah muda termasuk juga Rubellite.
Paraiba dan Watermelon Tourmaline hampir selalu memiliki inklusi. ketika batu Tourmaline dipotong dan dipoles dapat menunjukkan kemilau serta berkilau seperti kaca. Kebanyakan batu Tourmaline tidak melalui proses treatment apapun namun beberapa batu Tourmaline mungkin dipanaskan (treatment) untuk meningkatkan warna dan tingkat kejelasannya.
Untuk batu Tourmaline yang berwarna kuning, merah dan merah muda biasanya menggunakan treatment Irradiated (melalui proses radiasi untuk memperbaiki, memperkuat atau mengubah warnanya). Sedangkan untuk treatment radiasi hampir mustahil di deteksi dan biasanya tidak mempengaruhi harganya.
Karena memiliki warna yang banyak batu Tourmaline sering kali keliru dikenali sebagai batu permata lainnya seperti : Amethyst, Andalusite, Chrysoberyl, Citrine, Demantoid Garnet, Zamrud, Peridot, Ruby, Topaz dan Zircon. Ada beberapa nama dagang batu Tourmaline yang paling sering digunakan berdasarkan warnanya adalah :
# Achroite : batu Tourmaline langka yang berwarna putih bening
# Dravite : batu Tourmaline magnesium berwarna cokelat-kuning sampai cokelat gelap
# Indicolite : batu Tourmaline berwarna biru
# Paraiba : batu Tourmaline tembaga berwarna biru muda,hijau biru,biru menyala,atau hijau
# Rubellite : batu Tourmaline dengan warna merah-merah muda atau ungu muda yang kuat
# Schorl : batu Tourmaline besi berwarna hitam
# Siberite : batu Tourmaline berwarna ungu muda-kemerah mudahan sampai biru-ungu muda
# Verdelite : batu Tourmaline berwarna hijau
# Buergerite : batu Tourmaline besi
# Elbaite : batu Tourmaline lithium
# Liddicoatite : batu Tourmaline calcium
# Tsilaisite : batu Tourmaline mangan
# Uvite : batu Tourmaline magnesium
# Watermelon Tourmaline : batu Tourmaline yang memiliki zona warna merah muda, hijau, dan putih pada satu kristal. Ketika kristal dipotong melintang warna utamanya adalah merah muda dengan pita putih ditengah dan pinggiran berwarna hijau.
# Cat's eye Tourmaline : batu Tourmaline langka dengan efek mata kucing Chatoyancy), efek ini biasanya terlihat sangat kuat pada batu yang berwarna hijau dan merah muda.
Lokasi penambangan Batu Tourmaline (turmalin)
Batu Tourmaline adalah batu permata nasional untuk negara Amerika serikat, dimana batu ini telah ditambang selama berabad-abad, bahkan sampai dengan awal 1990-an. Amerika serikat dianggap sebagai sumber utama batu Tourmaline berkualitas,
ampai saat ini batu Tourmaline yang paling signifikan berasal dari Minas Gerais, Bahla dan Brazil. Sedangkan sumber lainnya berasal dari Afghanistan, Australia, Burma (Myanmar), India, Italy (Elba), Madagaskar, Malawi, Mozambique, Namibia, Nepal, Nigeria, Pakistan, Russia, Srilanka, Switzerland (tessin), Tanzania, United States (California dan Maine), Zaire, Zambia,dan Zimbabwe.
Tanzania dikenal juga sebagai penghasil Chrome Dravite Tourmaline yang berwarna hijau zamrud dan pada akhir 1990-an. Blue Paraiba Tourmaline ditemukan di Nigeria kemudian tak berselang lama deposit lain Paraiba Tourmaline juga ditemukan di Mozambique. Deposit Paraiba di Afrika warnanya tidak sekuat yang dari Brazil, sedangkan untuk Zambia dikenal menghasilkan Red Rubellite dan Yellow Canary Tourmaline. Sementara di Afghanistan terkenal memproduksi Green Verdelite dan Blue Indicolite yang langka.
Penggunaannya Sebagai Perhiasan
Tourmaline adalah batu permata serbaguna karena keragaman warnanya tersedia dalam ukuran besar dan kecil dengan harga yang terjangkau. Ada banyak warna yang bisa anda pilih sesuai selera maupun yang cocok dengan warna kulit anda. Warna yang kuat seperti merah muda, hijau zamrud, dan Paraiba cocok dipadukan dengan batu berlian (diamond). Begitu juga dengan penggunaan perhiasan emas baik yang putih maupun kuning sama-sama serasi. Tourmaline cocok untuk dijadikan perhiasan seperti cincin, gelang, liontin, anting-anting dan Bros.
Nah, jika kamu ingin memiliki batu Tourmaline disarankan untuk mencarinya di beberapa toko batu permata terpercaya. Seperti toko batu permata online di Indonesia misalnya, Permata Star adalah rekomendasi yang tepat untuk anda kunjungi. Perusahaan pemasaran batu permata terlengkap ini berada di Palladium Mall, lantai 3 TS 21 No.1-3 & 9 kota Medan. Kamu juga bisa mengunjungi toko online batu permata mereka di www.permatastar.com dan www.jualpermata.com.
Perawatan Batu Tourmaline
Batu permata Tourmaline cukup keras dan tahan lama, sifat Pyro-Piezoelectric yang dimiliki oleh batu Tourmaline membuatnya harus lebih sering diusap karena cenderung menarik lebih banyak debu dan partikel dibandingkan kebanyakan batu permata lainnya.
Untuk membersihkan batu permata Tourmaline cukup gunakan air hangat, sabun dan kain yang lembut. Pastikan membilas batu dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa residu sabun, dan tidak dianjurkan menggunakan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (steam cleaner), karena batu Tourmaline tidak boleh terkena perubahan suhu yang mendadak.
Lepas perhiasan atau batu permata sebelum berolahraga, mengerjakan pekerjaan rumah tangga maupun ketika melakukan kegiatan fisik yang berat. Simpan batu Tourmaline berjauhan dari batu permata lainnya, guna menghindari terjadinya gesekan dan goresan. Untuk penyimpanan dengan cara yang terbaik adalah membungkus batu permata tersebut dengan kain lembut atau menempatkannya didalam kotak perhiasan yang sudah dilapisi kain.